Fakta atau Mitos: Potensi Kena Banjir di Kawasan Park Serpong?

Fakta atau Mitos: Potensi Kena Banjir di Kawasan Park Serpong?

Kriteria Memilih Rumah Idaman: Pastikan Bebas Banjir!

Membeli rumah merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang, bukan begitu?

Rumah yang ideal bagi Anda dan keluarga harus benar-benar dipertimbangkan secara matang, oleh karena itu kriteria pemilihan juga harus dilakukan secara cermat.

Prioritas utama tidak hanya terletak pada lokasi strategis dan fasilitas lengkap seperti clubhouse atau jogging track, tetapi juga pada ketahanan hunian itu sendiri.

Setidaknya terdapat 3 kriteria wajib saat ingin memilih rumah. Simak lengkap di bawah ini,

  1. Cek Riwayat Lokasi
    Tinjau kembali ketinggian tanah (elevasi), bahwa rumah harus lebih tinggi dari jalan dan pastikan area tersebut jauh dari riwayat banjir atau luapan sungai. Informasi ini tentu bisa Anda dapatkan dari pengembang, jika Anda mengincar hunian di kawasan perumahan.
  2. Periksa Infrastruktur
    Pastikan lingkungan memiliki sistem drainase yang memadai, tidak tersumbat, serta terdapat Ruang Terbuka Hijau (RTH), atau area resapan air (sumur resapan/ biopori).
  3. Legalitas & Reputasi Developer
    Pilih pengembang yang memiliki rekam jejak baik, jaminan legalitas lengkap, dan yang paling penting, memiliki solusi mitigasi bencana yang konkret di kawasan perumahan mereka.

Tiga kriteria di atas akan menjadi indikator penting bagi kenyamanan, kesehatan, dan keamanan finansial Anda secara jangka panjang.

Apa Langkah Konkret Mitigasi Banjir di Perumahan?

Bagi pihak pengembang (developer), mitigasi bencana banjir merupakan langkah wajib yang harus dipersiapkan sejak tahap perencanaan guna menjamin keamanan dan kenyamanan calon penghuni di kawasan tersebut.

Langkah-langkah ini tidak hanya bersifat struktural (fisik) tetapi juga ekologis, demi menciptakan kawasan hunian yang berkelanjutan.

Setidaknya terdapat 4 langkah konkret yang wajib dilakukan pengembang perumahan mengenai persoalan ini.

  1. Sistem Drainase yang Proper!

Pertama, pengembang harus merancang sistem drainase utama (saluran air) dan sekunder dengan dimensi yang mampu menampung volume air hujan tertinggi (curah hujan ekstrem).

Idealnya, perumahan menerapkan drainase bawah tanah (subsurface drainage) untuk menjaga estetika dan sistem drainase berbasis ekologi (Low Impact Development/ LID) yang mengintegrasikan saluran dengan area peresapan.

  1. Infrastruktur Resapan Air

Pengembang harus mengalokasikan lahan untuk infrastruktur mitigasi banjir. Hal ini dapat diwujudkan melalui:

  • Kolam Retensi (Retarding Basin)/ Danau
    Kolam penampungan air sementara dalam volume besar yang berfungsi untuk mengurangi debit banjir ke saluran utama.
  • Sumur Resapan & Biopori
    Berfungsi untuk mempercepat infiltrasi air hujan ke dalam tanah, mengurangi limpasan permukaan dan genangan di jalan.
  • Perkerasan Berpori (Permeable Pavement)
    Pengembang juga harus mempertimbangkan penggunaan material jalan atau trotoar yang memungkinkan air meresap langsung ke tanah, mengurangi run off permukaan hingga 46%.
  1. Ruang Terbuka Hijau, Komitmen!

Sesuai regulasi dalam Undang Undang (UU) No. 26 Tahun 2007, tentang Penataan Ruang, proporsi RTH di wilayah kota minimal 30%.

Pengembang wajib memastikan RTH ini memiliki vegetasi yang mampu menyerap air secara maksimal, seperti Taman Hujan (Rain Garden) dan pepohonan dengan akar kuat, yang berfungsi untuk meningkatkan daya serap tanah terhadap air limpasan.

  1. Pemodelan Hidrologi & Pemilihan Lokasi

Sebelum pembangunan, pengembang wajib melakukan identifikasi dan pemetaan zonasi kerawanan banjir serta pemodelan hidrologi terintegrasi.

Ini memastikan lokasi perumahan secara alamiah tidak berada di daerah rawan bencana atau cekungan, serta bangunan didirikan dengan mempertimbangkan kondisi topografi. Pengembang yang bertanggung jawab juga memberikan jaminan perbaikan jika kerusakan terjadi akibat banjir.

Nyata, Komitmen Mitigasi Banjir di Park Serpong!

Kekhawatiran terhadap risiko banjir sering menjadi pertimbangan utama calon pembeli properti. Namun, Park Serpong memberikan jaminan nyata dengan mengaktualisasikan upaya mitigasi bencana air secara komprehensif.

Ini menjadi bukti bahwa komitmennya dalam menghadirkan kawasan hunian yang aman dan nyaman untuk ditinggali.

Komitmen mitigasi banjir ini diwujudkan melalui tiga pilar utama infrastruktur dan perencanaan lingkungan:

  1. Drainase Modern

Park Serpong telah mengimplementasikan sistem drainase modern yang dirancang khusus untuk mengalirkan air hujan secara efektif.

Bahkan, untuk instalasi listrik dan infrastruktur penting lainnya, pengembang telah memilih instalasi di bawah tanah (instalasi infrastruktur di dalam tanah) untuk meminimalisir gangguan dan kerusakan saat terjadi bencana.

  1. Penataan Lingkungan Berbasis Area Resapan

Upaya mitigasi banjir tidak hanya bergantung pada saluran air, tetapi juga pada kemampuan lahan menyerap air.

Pengembang Park Serpong melakukan penataan lingkungan yang cermat, termasuk pembuatan 5 danau retensi dan ruang terbuka hijau (RTH) yang berfungsi vital untuk membantu penyerapan air hujan.

Keberadaan RTH yang ideal ini memastikan air dapat meresap kembali ke tanah, mengurangi limpasan permukaan, dan menjaga keseimbangan ekosistem air.

  1. Jaminan Lingkungan dan Pilihan Hunian Tepat

Komitmen ini terintegrasi hingga ke unit hunian. Bagi investor atau penghuni yang mencari hunian baru, Park Serpong menawarkan beragam pilihan di Tahap 5 melalui cluster Hi5 Collection.

Selain itu, secara umum hunian di Park Serpong didukung pondasi beton bertulang dan struktur beton bertulang yang kokoh.

Dengan perencanaan matang, sistem drainase modern, dan alokasi ruang resapan yang proper, Park Serpong membuka diri sebagai kawasan yang aman dan nyaman untuk dihuni, terbebas dari kekhawatiran banjir.

Hidup Aman Bebas Banjir, Kunci Unit Sekarang!

Kembali, kombinasi antara perencanaan hidrologi yang matang, infrastruktur mitigasi banjir yang konkret, dan sistem drainase modern menjadikan Park Serpong sebagai hunian ideal yang menjamin Anda dan keluarga.

Keberadaan danau retensi dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berfungsi vital sebagai area resapan air menjadi salah satu bukti komitmen tersebut.

Jangan tunda lagi, wujudkan hidup bebas khawatir dengan memilih properti yang berlokasi strategis dan berkomitmen pada lingkungan yang aman.

Segera amankan unit Anda! Pilih dari berbagai cluster populer, kemudian hubungi konsultan properti sekarang untuk mendapatkan promo eksklusif!

Kami siap melayani

Tim kami akan memandu anda dan menemani saat Visit Lokasi Rumah